Aborsi Dan Mengapa Memilih Aborsi

aborsi dan alasan mengapa melakukanya..   penyebab aborsi

Pengguguran kandungan (bahasa Latin: abortus) adalah berakhirnya kehamilan dengan dikeluarkannya janin (fetus) atau embrio sebelum memiliki kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim, sehingga mengakibatkan kematiannya.

Bila terjadi secara spontan disebut juga “keguguran”. Dan bila dilakukan secara sengaja seringkali disebut abortus provokatus”. Prosedur serupa yang dilakukan setelah janin berpotensi untuk bertahan hidup di luar rahim juga dikenal dengan sebutan “Pengguguran tahap akhir”.

Aborsi di negara-negara maju yang mengizinkannya merupakan salah satu prosedur medis yang paling aman dalam bidang kedokteran. Metode-metode modern memanfaatkan obat atau bedah dalam pelaksanaannya. Obat mifepriston dikombinasikan dengan prostaglandin kemungkinan sama aman dan efektifnya dengan bedah selama trimester pertama dan kedua kehamilan.

peraturan menggugurkan kandungan di indonesia

Aborsi di indonesia sebenarnya telah diatur dalam Undang-Undang tentang Kesehatan Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi. menggugurkan kandungan tidak diizinkan, kecuali dengan alasan kedaruratan medis ibu dan bayi serta bagi korban pemerkosaan.

Misalnya, kehamilan terjadi pada wanita yang sudah terlalu tua untuk hamil. Jika kehamilan dibiarkan, dikhawatirkan dapat menyebabkan kematian ibu. Pengguguran janin pun dapat dilakukan pada usia kandungan kurang dari 8 minggu.

Pengguguran dapat dilakukan dengan obat atau alat intrauterin. Dilaporkan bahwa abortus provokatus, jika dilakukan secara aman dan legal, tidak meningkatkan risiko terkait masalah fisik ataupun mental pada jangka panjang. Sebaliknya, Pengguguran yang tidak aman mengakibatkan 47.000 kematian dan 5 juta kasus perawatan di rumah sakit setiap tahunnya. Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan tersedianya Aborsi yang aman dan legal bagi semua wanita.

Alasan untuk melakukan tindakan Aborsi

  • Abortus yang mengancam (threatened abortion) disertai dengan perdarahan yang terus menerus, atau jika janin telah meninggal
  • Mola Hidatidosa atau hidramnion akut.
  • Infeksi uterus akibat tindakan abortus kriminalis.
  • Penyakit keganasan pada saluran jalan lahir, misalnya kanker serviks atau jika dengan adanya kehamilan akan menghalangi pengobatan untuk penyakit keganasan lainnya pada tubuh seperti kanker payudara.
  • Prolaps uterus gravid yang tidak bisa diatasi.
  • Telah berulang kali mengalami operasi caesar.
  • Penyakit-penyakit dari ibu yang sedang mengandung, misalnya penyakit jantung organik dengan kegagalan jantung, hipertensi, nephritis, tuberkulosis paru aktif, toksemia gravidarum yang berat.
  • Penyakit-penyakit metabolik, misalnya diabetes yang tidak terkontrol yang disertai komplikasi vaskuler, hipertiroid, dan lain-lain.
  • Epilepsi, sklerosis yang luas dan berat.
  • Hiperemesis gravidarum yang berat, dan chorea gravidarum.
  • Gangguan jiwa, disertai dengan kecenderungan untuk bunuh diri. Pada kasus seperti ini, sebelum melakukan tindakan aborsi harus dikonsultasikan dengan psikiater.

obat aborsi

BACA JUGA:

UNTUK INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI KAMI :

sahabatibuhamil.com WA/Call/SMS 081343074776

7 responses on “Aborsi Dan Mengapa Memilih Aborsi

  1. Kelbleavy

    Viagra Se Vende Con Receta Free Shipping Fluoxetine Fluox Tamoxifen Buy Usa propecia generica de farmacias Levitra Pour Femmes Zithromax Affect Birth Control Pills Carte Levitra Viagra 100 Mg Best Price Cialis Madrid Comprar viagra online direct isotretinoin where to order medication without rx West Lothian Buy Now Legally Tab Doryx Free Shipping Store Get Hard Pills Online cialis Acquisto Sildenafil 100mg Free Varga Pills Cephalexin Dog Dose online pharmacy Viagra Deutschland Bestellen Canadian Farmacy Keflex Overdose Is Dangerous Cialis En Farmacias viagra Comprar Viagra Cialis Generico

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *